100 % Stimulasi untuk 23 Anak IBS Alhamdulillah Berhasil

0 komentar

Stimulasi Otak yang di lakukan di Brain stimulation event Jogja Tanggal 1 dan 2 Mei yang bertepatan dengan hari sabtu dan Minggu 100 % dari Anak yang di Stimulasi Berhasil Meningkatkan vitalisasi Otaknya.

23 tiga Siswa IBS di stimulasi oleh beberapa Master Stimulation IBS yang Di dampingi Brain Coaching serta Master Vitalisasi Otak dari Jakarta, bisa Mengkondisikan , memotivasi anak sehingga Orang tua yang Hadir menyaksikan Terharu dan tersenyum Bangga.

23 Anak yang mendaftar dan Hadir dalam Stimulasi berasal dari Bekasi, Madiun serta Jogjakarta beragam Umur, ada Farel Yang baru berumur 4,3 Tahun menjadi peserta yang paling kecil dan peserta dari Jogjakarta yang paling besar Miftah yang sudah berumur 15 tahun.


IBS Vitalisasi Otak

IBS Vitalisasi Otak

This movie requires Adobe Flash for playback.

Bu AI’ (Master Brain Terapy Nasional)

Mengajarkan Bagaimana Senam Vitalisasi Otak

Sehari di Stimulasi di IBS International Brain Stimulation, Gelombang Otak Sudah Aktif

0 komentar
Success Story IBS
Sehari di Stimulasi di IBS International Brain Stimulation, Gelombang Otak Sudah Aktif

Ibu Mima Begitu terperangah melihat Dua anak kesanyangannya : Inas (10 Tahun ) dan Hilmy (7 tahun) dengan Mata Tertutup bisa membaca Al Qur’an, di coba lagi bisa tidak membaca artinya, jangan jangan karena hapalan , ternyata bisa membaca artinya dengan di ditempelkan di telinga.

Lebih Kaget lagi melihat anaknya yang kedua, hilmy selain bisa membaca alqur’an dengan mata tertutup, Ternyata bisa ambil makan dan makan serta berjalan dan berlari mencari sesuatu dalam gelap dan menemukan. Subhanallah.

Ada juga Ibu Yani yang Datang jauh jauh dari Situbondo, Bapak Rahman yang datang dari karawang Jawabarat serta Bapak Indra dari Palu, terharu melihat putranya sudah aktif dan bisa melihat dengan mata tertutup setelah di stimulasi.

Itu sebagian kisah sukses stimulasi otak tengah yang di adakan oleh IBS ,International brain stimulation. Dengan di stimulasi otak anak, Insya Allah akan meningkat daya konsentrasinya, memori semakin kuat, secara sederhana bisa mengoptimalkan otak kanan dan otak kiri.

Banyak dari peserta yang di stimulasi oleh IBS, Anak yang sudah On Otaknya bisa di kembangkan Kemampuan Otak kiri maupun Otak kanannya dengan Latihan dan Belajar anak akan terlatih menjadi Optimal dan Cerdas Otaknya.

Bagi Ibu ibu atau bapak yang ingin putra putrinya atau saudaranya di stimulasi otaknya bisa menghubungi IBS Jogjakarta di
081-393-577-359
info singkat ada di www.ibs.or.id
facebook : ibs brain
Berikut Sedikit Foto dan Film Stimulasi
Tim Media IBS Brain

ibs audio sensory

ibs audio sensory

This movie requires Adobe Flash for playback.

Inas ( 10 Tahun ) Mempunyai Audio Sensory dan kepekaan Otak Kanan dengan Mendengar (Auditorial ), sehingga membaca , mengenali angka dan warna dengan di dengarkan, Subhanallah

ibs hilmy baca ktp

ibs hilmy baca ktp

This movie requires Adobe Flash for playback.

Hilmy 7 Tahun ,setelah 6 jam di stimulasi otaknya, bisa Optimal, dengan ditutup matanya, Alhamdulillah bisa membaca KTP , sampai di rumah bisa membaca Qur’an dan artinya dengan mata di tutup

TEKNOLOGI GELOMBANG OTAK

0 komentar
Getaran atau frekwensi adalah jumlah pulsa (impuls) perdetik dengan satuan hz. Berdasarkan riset selama bertahun-tahun di berbagai negara maju, frekwensi otak manusia berbeda-beda untuk setiap fase sadar, rileks, tidur ringan, tidur nyenyak, trance, panik, dan sebagainya. Melalui penelitian yang panjang, akhirnya para ahli syaraf (otak) sependapat bawah gelombang otak berkaitan dengan kondisi pikiran. kami akan jelaskan satu per satu tentang jenis-jenis frekwensi gelombang otak dan pengaruhnya terhadap kondisi otak manusia.

GAMMA (16 hz – 100 hz)

Adalah gelombang otak yang terjadi pada saat seseorang mengalami aktifitas mental yang sangat tinggi, misalnya sedang berada di arena pertandingan, perebutan kejuaraan, tampil dimuka umum, sangat panik, ketakutan, kondisi ini dalam kesadaran penuh. Berdasarkan penyelidikan Dr. Jeffrey D. Thompson (Center for Acoustic Research) di atas gelombang gamma sebenarnya masih ada lagi yaitu gelombang Hypergamma ( tepat 100 Hz ) dan gelombang Lambda (tepat 200 Hz), akan yang merupakan geolombang-gelombang supernatural atau berhubungan dengan kemampuan yang luar biasa.

BETA (di atas 12 hz atau dari 12 hz s/d 19 hz)
Merupakan gelombang otak yang terjadi pada saat seseorang mengalami aktifitas mental yang terjaga penuh. Anda berada dalam kondisi ini ketika Anda melakukan kegiatan Anda sehari-hari dan berinteraksi dengan orang lain di sekitar Anda. Gelombang beta dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu high beta (lebih dari 19 Hz) yang merupakan transisi dengan getaran gamma , lalu getaran beta (15 hz -18 hz) yang juga merupakan transisi dengan getaran gamma, dan selanjutnya lowbeta (12 hz ~ 15 hz).

Sensori Motor Rhytm (12 hz – 16 hz)
SMR sebenarnya masih masuk kelompok getaran lowbeta, namun mendapatkan perhatian khusus dan juga baru dipelajari secara mendalam akhir-akhir ini oleh para ahli, karena penderita epilepsy, ADHD ( Attention Deficit and Hyperactivity Disorder) dan Autism ternyata tidak menghasilkan gelombang jenis ini. Para penderita gangguan di atas tidak tidak mampu berkonsentrasi atau fokus pada suatu hal yang dianggap penting. Sehingga setiap pengobatan yang tepat adalah cara agar otaknya bisa menghasilkan getaran SMR tersebut. Dan hal ini bisa dilakukan dengan teknik neurofeedback .

ALPHA ( 8 hz – 12 hz )
Adalah gelombang otak yang terjadi pada saat seseorang yang mengalami relaksaksi atau mulai istirahat dengan tanda-tanda mata mulai menutup atau mulai mengantuk. Anda menghasilkan gelombang alpha setiap akan tidur, tepatnya masa peralihan antara sadar dan tidak sadar. Fenomena alpha banyak dimanfaatkan oleh para pakar hypnosis untuk mulai memberikan sugesti kepada pasiennya. Orang yang memulai meditasi (meditasi ringan) juga menghasilkan gelombang alpha. Frekwensi alpha 8 -12 hz , merupakan frekwensi pengendali, penghubung pikiran sadar dan bawah sadar. Anda bisa mengingat mimpi Anda, karena Anda memiliki gelombang alpha. Kabur atau jelas sebuah mimpi yang bisa Anda ingat, tergantung kualitas dan kuantitas gelombang alpha pada saat Anda bermimpi.

THETA ( 4 hz – 8 hz )
Adalah gelombang otak yang terjadi pada saat seseorang mengalami tidur ringan, atau sangat mengantuk. Tanda-tandanya napas mulai melambat dan dalam. Selain orang yang sedang diambang tidur, beberapa orang juga menghasilkan gelombang otak ini saat trance, hypnosis, meditasi dalam, berdoa, menjalani ritual agama dengan khusyu. Orang yang mampu mengalirkan energi chi, prana atau tenaga dalam, juga menghasilkan gelombang otak theta pada saat mereka latihan atau menyalurkan energinya kepada orang lain.

Bayi dan balita rata-rata tidur lebih dari 12 jam dalam sehari. Itulah mengapa otak anak-anak selalu dalam fase gelombang alpha dan theta. Perlu diingat, gelombang alpha dan theta adalah gelombang pikiran bawah sadar. Oleh sebab itu, anak-anak cepat sekali dalam belajar dan mudah menerima perkataan dari orang lain apa adanya. Gelombang otak ini juga menyebabkan daya imajinasi anak-anak luar biasa. Ketika mereka bermain mobil-mobilan misalnya, imajinasi mereka aktif dan permainan menjadi sangat seru.

Gelombang otak theta juga dikenal sebagai “gelombang ajaib”, karena berkaitan dengan kekuatan psikis. Berdasarkan penyelidikan para ahli, bahwa banyak terjadi kecelakaan pesawat udara, tabrakan, kebakaran, kecelakaan kapal laut yang menewaskan banyak orang. Namun ada keanehan, beberapa anak balita bisa selamat. Kemungkinan ini dikarenakan anak-anak hampir setiap saat dalam kondisi gelombang theta. Perasaan dekat dengan Tuhan pun akan terjadi apabila kita dapat memasuki fase gelombang theta. Anda mungkin pernah mengalaminya saat Anda berdoa, meditasi, melakukan ritual-ritual agama. Dengan dasar inilah “GOD SPOT” ditemukan.

Schumann Resonance (7.83 hz)
Schumann Resonance adalah getaran alam semesta pada frekwensi 7.83 Hz yang juga masuk dalam kelompok gelombang theta. Seseorang yang otaknya mampu menghasilkan dan mempertahan frekwensi ini memiliki kemampuan supernatural, seperti ESP, telepati, clayrvoyance, dan fenomena psikis lainnya. Anak indigo, yaitu anak super cerdas yang biasanya berkemampuan ESP atau Extra Sensory Perception, juga bisa memasuki gelombang ini dengan mudah dan konstan.

DELTA (0.5 hz – 4 hz)
Adalah gelombang otak yang memiliki amplitudo yang besar dan frekwensi yang rendah, yaitu dibawah 3 hz. Otak Anda menghasilkan gelombang ini ketika Anda tertidur lelap, tanpa mimpi. Fase delta adalah fase istirahat bagi tubuh dan pikiran. Tubuh Anda melakukan proses penyembuhan diri, memperbaiki kerusakan jaringan, dan aktif memproduksi sel-sel baru saat Anda tertidur lelap.

Penemuan baru dibidang frekwensi dan gelombang otak manusia oleh Dr. Jeffrey D. Thompson dari Neuroacoustic Research, bahwa masih ada gelombang dan frekwensi lain dibawah delta, atau dibawah 0.5 hz, yaitu frekwensi EPSILON, yang juga sangat mempengaruhi aktifitas mental seseorang dalam kemampuan supranatural, seperti pada gelombang theta diatas.

METODE simulasi GELOMBANG OTAK

Simulasi gelombang otak adalah fenomena yang alami, sama alaminya dengan teori fisika. Getaran suara tertentu yang didengarkan telinga bisa menggetarkan otak, sehingga otak memproduksi gelombang yang frekwensinya sama dengan frekwensi suara yang kita dengar. Hal ini sama saja dengan hukum fisika pada dua garpu tala.

Apabila ada dua buah garpu tala yang senada, apabila salah satu garpu tala diketuk T1 (digetarkan), lalu didekatkan tanpa menyentuhnya kepada garpu tala lain T2 , yang diam, maka garpu tala yang lain ini akan ikut bergetar, dengan nada yang sama. Maka garpu tala T2 disebut beresonansi (ikut bergetar) dengan garpu tala T1 .

Demikian pula otak manusia, dengan diketahuinya setiap tingkat gelombang otak manusia yang mampu beresonansi dari getaran audio, visual, dan sinyal raba atau perasaan, maka kita dapat mensimulasi otak kita agar menghasilkan gelombang otak tertentu sesuai kebutuhan, misalnya untuk meningkatkan kemampuan berpikir, ingatan, pemahaman yang cepat, meditasi, aktifitas-aktifitas supranatural, mengobati atau meningkatkan kesehatan bagi mereka yang menderita ADHD, ADD atau Autism, susah tidur dan seterusnya.

Anak Menjadi Genius dengan Aktivasi Otak Tengah (Midbrain)

0 komentar

Hampir sebagian kota besar di Jawa (juga sebagian kecil di Sumatra dan Kalimantan), akhir-akhir ini dihebohkan dengan informasi tentang pelatihan yang digelar untuk anak usia 5 hingga 15 tahun. Pelatihan tersebut digelar oleh Genius Mind Consultancy (GMC) Indonesia dengan programnya Aktivasi Otak Tengah atau Midbrain (Mesencephalon).

Aktivasi otak tengah adalah suatu penemuan fenomenal dalam pendidikan anak. Teori penggunaan otak tengah sebenarnya telah banyak dilakukan pada banyak negara di Asia terutama Jepang. Jepang telah lama melakukan praktek aktivasi otak tengah pada anak-anak. Seorang anak yang telah diaktivasi otak tengah akan memiliki kemampuan lebih dibandingkan dengan anak yang otak tengahnya belum di aktivasi.

Berbagai media cetak dan elektronik pun tidak ketinggalan dalam meliput serta menginformasikan proses aktivasi otak tengah ini. Tanggal 30 Desember 2009 kemarin di acara Healty Life Metro TV mengambil topik hangat yang sedang ramai diperbincangkan oleh para orang tua yang mempunyai anak usia sekolah 5-12 tahun mengenai aktivasi otak tengah.

Siapa saja yang masih bisa di aktifkan otak tengahnya. Mengapa orang dewasa sudah sulit di aktifkan otak tengahnya. Semua langsung dari nara sumber nya:
Bapak Donny Satiya (expert aktivasi otak tengah Indonesia), Dr. Sylvia F. Lumempouw, SpS (dokter spesialis syaraf) dan Dr. Syailendra, SpKJ (dokter spesialis kejiwaan/ Psychiater).

Berikut link video nya :

Anda bisa klik di SINI

Selain itu, media lain pun juga tidak ketinggalan melipun acara ini. Kita bisa saksikan juga liputan TVRI di bawah ini:

Tidak terpaut lama, Sabtu pagi 09 Januari 2010 RCTI menayangkan informasi tentang aktivasi otak tengah ini. Hal ini juga bertepatan dengan pelatihan ke-2 yang di gelar di kota pelajar Daerah Istimewa Yogyakarta di hotel Saphir. Bagi pembaca yang peduli terhadap masa depan anak-anaknya, pastikan bisa mendapatkan informasi secara lengkap kepada sumber yang tepat (hubungi aries -0813 2054 3054).

Sekilas Tentang Otak Tengah (Midbrain)

Otak tengah atau dalam bahasa ilmiahnya Mesencephalon merupakan salah satu bagian yg dianggap/tergolong dalam stem brain atau pangkal otak.

Artinya bagian ini sudah ada dan sudah digunakan oleh semua manusia. Bahkan bagian ini digunakan juga oleh binatang-binatang yg otaknya kecil (sekalipun). Artinya bagian ini bertanggung jawab atas aktivitas-aktivitas bawah sadar otak, yang juga merupakan bagian dari fungsi dasar otak kita.

Salah satu dari “fungsi dasar” ini adalah survival instinct. Misalnya, kenapa manusia cenderung takut pada kegelapan, atau takut pada binatang yg besar? dan kenapa kalau kita mengalami ketakutan terjadi: jantung berdebar, paru-paru membesar, aliran darah cepat, adrenalin dipompa banyak, sehingga kita menjadi lebih reaktif dan reflek kita meningkat dan lebih siap bertarung ?

Semuanya itu adalah abgian dari “fungsi dasar” otak kita, yg diatur oleh pangkal otak sampai bagian tengah otak. Mesencephalon juga bertanggung jawab mengeluarkan zat Dopamine yg sangat mempengaruhi tingkat motivasi dan kebiasaan manusia. Dan juga mempengaruhi sistem motorik.

Jadi bagian ini sudah pasti ada dan aktif meski kecil sekali pada manusia umumnya. Masalah yang muncul adalah optimalisasi fungsi otak tengah ini dalam kehidupan ini. Banyak didiamkan alias tidak digunakan, sehingga yang seharusnya memberikan manfaat untuk kehidupan yang jauh lebih baik ternyata tidak diketahui sama sekali bagaimana mengendalikannya.

Ketika Otak Tengah teraktivasi secara baik, maka akan memberikan dampak pada kehidupan yang jauh lebih baik. Contonya yaitu tingkat konsentrasi jauh lebih baik, daya ingat menjadi sangat tajam, menyeimbangkan fungsi otak kanan dan kiri, dan masih nilai positif lain.

Kita sering melihat anak cerdas, tapi sedikit kurang sopan atau sebaliknya. Ada juga yang sopan, baik dan penurut, tapi kok ..maaf.. tidak secerdas teman-temannya yang lain. Ini dipengaruhi kurang imbangnya anak dalam mengakses otak kanan dan kiri secara berimbang. Dengan otak tengah, harapan bisa diseimbangkan. Berdasar pengalaman dan survei bahwa pelatihan Otak Tengah tingkat keberhasilannya 80%-90%. Ini angka yang cukup tinggi untuk sebuah pelatihan.

Pastikan anak-anak kita telah aktif dan mampu mengendalikan otak tengahnya, sehingga memiliki kemampuan yang bisa dioptimalkan sejak dini.

Anda bisa mempelajari lebih lengkap artikel otak tengah pada tulisan-tulisan sebelumnya sbb;

sumber: aespee.wordpress.com

Ajaibnya Otak Tengah

0 komentar
Ajaibnya Otak Tengah

Akhir-akhir ini marak isu tentang pelatihan aktivasi otak tengah anak di Jakarta dan di beberapa kota besar di Indonesia. Anak-anak yang otak tengahnya telah diaktifkan dapat menggambar dengan mata tertutup, menebak kartu remi, membaca koran, dan bahkan naik sepeda dengan mata tertutup.

Ini fenomena luar biasa karena sebelumnya kita tahu bahwa hanya para ahli yang telah berlatih bertahun-tahun yang dapat melakukannya. Sementara anak-anak ini mampu demikian hanya dalam waktu dua hari saja!

Beberapa pekan yang lalu, saya sendiri melihatnya di Kampus UI Depok (lokasi pelatihan GMC). Setelah dua hari pelatihan, anak-anak itu bisa berlari-lari di pinggir kolam renang di UI itu dengan mata ditutup. Waktu saya satanya, mereka bilang bahwa mereka tidak merasa gelap, melainkan terang saja dalam otaknya.

Ini dapat dimengerti karena menurut ilmu pengetahuan memang manusia dapat melihat dengan otak, bukan dengan mata. Mata hanyalah jendela dari otak. Rupanya otak tengah itu berperan penting juga dalam hubungannya dengan indera manusia.

Metode pengaktifan otak tengah ini pertama kali dibawa ke Indonesia oleh Master Franchise Genius Mind Consultancy Indonesia, Doni Satya. Ia mengatakan bahwa otak tengah merupakan jembatan anatara otak kanan dan otak kiri. Jika otak tengah aktif, maka akan memaksimalkan fungsi kedua otak, baik kanan maupun kiri.

Manusia saat ini diketahui hanya dapat memaksimalkan fungsi otaknya 1-5 % saja. Bahkan Albert Eistein, ilmuwan yang jenius itu kabarnya hanya menggunakan 10 % dari keseluruhan fungsi otaknya.

Maka ada 90% lagi misteri fungsi otak yang akan menarik untukdieksplor lebih lanjut.

Saja jadi ingat suatu hari pernah menonton tayangan Oprah Winfrey Show. Saay itu dihadirkan seorang wanita separo baya yang dapat mengingat kejadian setiap hari dalam hidupnya sejak ia berumur 5 tahun.

Jadi ketika ia ditanya, misalnya, apa yang kamu lakukan pada anggak 25 Novermber saat kamu berusia 8 tahun? Ia mengatakan, "Oh, saat itu paginya saya diajak berenang oleh ayah, lalu kami menghadiri acara ulang tahun temanku Catarina, lalu aku pulang dan terpeleset di tangga, lalu aku menangis... Bla bla bla."

Luar biasa sekali bahwa perempuan ini betul-betul dapat mengingat semua urutan kejadian selama bertahun-tahun dalam otaknya.

Rupanya memang ada bagian dalam fungsi otak manusia memungkinkan hal tersebut, hanya saja bagi sebagian besar manusia, bagian tersebut tidak berfungsi.

Bagaimana dengan potensi otak tengah? Konon ada banyak manfaatnya jika otak tengah diaktifkan. Misalnya bisa meningkatkan kemampuan memori, konsentrasi, kreativitas, menyeimbangkan hormon, menstabilkan emosi, dan membentuk karakter positif.

Namun, metode dari GMC yang dilakukan selama dua hari ini hanya berlaku untuk anak usia 5-15 tahun. Buat yang sudah melewati umur ini sepertinya hanya dapat merelakan kemampuan ini untuk anak-anak generasi penerus, supaya mereka bisa lebih jenius dan memaksimalkan potensi mereka.

Fungsi Otak Kiri & Kanan

0 komentar

Dunia medis di jaman dahulu menganggap bahwa perbedaan fungsi otak kanan dan otak kiri tidaklah besar. Namun, pada saat ini, perbedaan fungsi otak kiri dan otak kanan tidak hanya menjadi pengetahuan yang diakui bersama oleh para praktisi medis pada umumnya, tetapi juga menjadi sebuah cabang ilmu pengetahuan yang khusus diteliti.

Fungsi otak kiri adalah untuk berpikir nalar, analisa, kemampuan berbahasa dan kemampuan menghitung. Dapat dikatakan juga bertanggung jawab terhadap IQ seseorang. Seseorang dengan kecenderungan otak kiri yang lebih dominan lebih egois, mementingkan diri sendiri, mudah iri hati, sombong dan lain sebagainya. Otak kanan bertanggung jawab dalam emosi, daya intuisi, daya kreasi, kesenian, kemampuan refleksi, daya ingat, kepribadian dan lain sebagainya. Yaitu bertanggung jawab terhadap emosi (EQ). Seseorang dengan kecenderungan otak kanan yang lebih dominan cenderung dapat lebih berperasaan serta kurang kemampuan manajerial.

Pendidikan saat ini kebanyakan lebih mengutamakan otak kiri. Sehingga mengakibatkan banyak orang tidak percaya adanya indera intuisi, daya prediksi dan kemampuan perspektif yang merupakan gejala umum dimana fungsi otak kanan tertekan oleh otak kiri.

Tetapi, setelah midbrain diaktifkan, fungsi dari otak kanan dan otak kiri dapat berjalan secara seimbang. Otak kiri tidak lagi menekan otak kanan. Kemampuan prediksi, daya ingat, kesenian dan kemampuan refleks tidak hanya menjadi berkembang, tetapi kemampuan manajerial dan pemahaman mereka juga dapat terpelihara. Orang seperti ini akan lebih memiliki rasa cinta kasih, lebih mencintai orang tua sendiri, termasuk orang yang lebih tua, memiliki kecerdasan dan kerukunan. Memulihkan potensi awal yang semestinya dimiliki oleh umat manusia.

Sekilas Aktivasi Otak Tengah

0 komentar
Aktivasi otak tengah adalah suatu penemuan fenomenal dalam pendidikan anak. Teori penggunaan otak tengah sebenarnya telah banyak dilakukan pada banyak negara negara di Asia terutama Jepang. Jepang telah lama melakukan praktek aktivasi otak tengah pada anak-anak. Seorang anak yang telah diaktivasi otak tengah akan memiliki kemampuan lebih dibandingkan dengan anak yang otak tengahnya belum di aktivasi.

Kegiatan dengan mata tertutup adalah suatu kegiatan yang paling nyata dapat dilihat. Seorang anak yang telah diaktivasi otak tengahnya (Mid Brain Activated) dapat mempunyai kemampuan luar biasa. Kemampuan ini bahkan sering kali dipertontonkan secara menakjubkan dalam program hiburan sulap. Setelah melihat kemampuan anak yang telah diaktivasi, sebagian besar acara pertandingan sulap di The Master menjadi kurang menarik. Karena hal ini dapat dilakukan sendiri oleh anak-anak polos yang hanya mengikuti training aktivasi otak tengah selama 2 hari.

Kemampuan dasar yang dapat dilakukan setelah otak tengah anak diaktivasi adalah ‘melihat’ kartu dengan mata ditutup (blind fold). Christofle (9 thn) misalnya, setelah mengikuti training aktivasi otak tengah, dapat mengurutkan seluruh kartu remi sesuai dengan angka, warna dan bentuk gambar kartu dengan mata tertutup. Ia dapat mempergunakan indra raba untuk melihat pola dan warna lengkap dengan angka hanya dengan penglihatan kulit (Skin Vision).

Kemampuan lain yang dapat dilakukan oleh anak-anak yang telah di aktivasi otak tengahnya adalah berjalan dengan mata ditutup, tanpa menabrak. Dilakukan demonstrasi pada seorang anak yang berjalan dengan mata ditutup kain. Seseorang sengaja menghalangi jalan didepannya. Dia serta merta dapat menghindari rintangan tersebut tanpa menyentuhnya. Seorang anak bahkan dapat mengenali ayahnya diantara kerumunan orang-tua lainnya, tanpa menyentuh dan mendengar suaranya.

Pada tingkatan yang lebih lanjut seorang anak diharapkan dapat ‘melihat’ benda dibalik tembok atau didalam kotak. Ia bahkan dapat menghitung uang yang terdapat dalam dompet seeorang di hadapannya tanpa orang tersebut mengeluarkan dompetnya. Jika seorang anak rajin melatih fungsi otak tengah nya bahkan dia dapat mengharapkan membaca dokumen yang terletak dalam posisi tertutup.

Kemampuan prediksi (memperkirakan apa yang akan terjadi beberapa saat kemudian) adalah kemampuan yang lebih tinggi yang dapat di miliki oleh seorang anak. Seorang anak yang telah mendapat aktivasi otak tengah dapat ‘menduga’ kartu apa yang akan muncul pada saat orang tersebut masih mengocok kartunya. Begitu selesai mengocok, dan memilih sebuah kartu, orang tersebut mengambil sebuah kartu yang ternyata tepat seperti ‘dugaan’ sang anak tersebut.

Aktivasi otak tengah bukanlah suatu hal yang magis atau berbau supranatural. Aktivasi otak tengah dilakukan dengan secara ilmiah. Aktivasi otak tengah ini banyak mempergunakan gelombang otak Alpha. Gelombang otak Alpha di buktikan secara ilmiah adalah gelombang otak yang muncul dominan pada saat kita dalam keadaan relax dan paling kreatif. Gelombang otak ini biasanya dominan pada saat kita bangun tidur, atau dalam keadaan relax di toilet, atau bahkan sedang berendam air panas di bathtub. Tidak heran mengapa Archimedes menemukan hukum Achimedes pada saat dia mandi.

Otak tengah yang teraktivasi memancarkan gelombang otak yang mirip seperti radar. Hal ini membuat pemiliknya mampu melihat benda dalam keadaan mata tertutup. Pada dasarnya, gelombang tersebut terletak di bawah hidung. Hanya mampu mendeteksi benda yang terletak sedikit di bawah hidung.

Latihan yang teratur dapat membuat sang anak menjadi lebih kuat dan mampu melihat benda yang terletak lebih tinggi lagi. Bahkan ada beberapa anak yang dapat medeteksi sampai 360 derajat. Hal itu berarti mereka dapat mendeteksi benda yang terletak di belakang, atas dan semua arah.

Training aktivasi otak tengah telah mulai dilakukan di Indonesia. Saat ini belum banyak orang yang mengetahui keberadaan dari training ini. Training biasanya dilakukan selama 2 hari. Pada saat itu juga biasanya dilakukan training untuk para orang tua. Seperti juga bidang keahlian lainnya, orang tua berperan besar untuk dapat membantu anak mengembangkan potensi otak tengah mereka. Seorang anak dengan otak tengah yang kuat, diharapkan dapat mengembangkan otak kanan dan otak kiri secara lebih maksimal sehingga mereka dapat masuk kategori jenius. Bukan hanya dalam otak kiri (IQ, intelektual) , atau otak kanan (emosional, EQ) tetapi juga dalam ‘Loving Inteligence’. Mereka adalah individu yang seimbang dan mengasihi orang lain seperti sang pencipta mengasihi dia. Sayangnya training aktivasi otak tengah ini hanya dapat dilakukan untuk anak umur 5 – 15 tahun saja.
Copyright © aktivasi otak tengah